Alkisah ada seekor kucing tua sdg berjalan di pinggir jalan mencari makan malam. Di tengah perjalanan ia bertemu dgn seekor kucing muda yg berbulu indah.

Dilihatnya kucing itu sibuk berputar-putar, seakan berusaha menangkap ekornya sendiri.

Si kucing tua itu berhenti dan bertanya padanya,”Kau sedang apa, sih?”

Kucing muda itu memelankan gerak putarannya, dan menjawab bahwa dia diberi tahu kesenangan dan kebahagiaan, kesuksesan dan keberuntungan itu semua terletak di ujung ekornya.bila engkau mampu menjangkau ekormu maka kamu akan bahagia.

“Jd yang perlu aku lakukan hanyalah menangkap ujung ekorku ini, dan hidupku akan bahagia,” katanya.

Kucing tua itu berkata lagi, “Aku sudah hidup sekian lama, dan
aku juga tahu kalau kesenangan, kebahagiaan, kesuksesan, dan keberuntungan ada di ujung ekorku; tapi kamu tahu kalau aku tdk mengejarnya, tapi bekerja sekeras mungkin dan tak pernah merasa khawatir, hidup yg bahagia akan datang dgn sendirinya.

Krn Ekorku selalu mengikutiku ke mana pun aku pergi, jadi aku tak perlu mengejarnya.”

KEBAHAGIAAN itu memang bukanlah karena tempat, waktu, atau kepemilikan. Kita sendirilah yg harus mewujudkan perasaan bahagia itu, bukan mengejar” kebahagiaan tsb.

Cara mewujudkan kebahagiaan itu adalah dgn berhenti mengkhawatirkan segala hal dan jalankan saja tugas dan pekerjaan kita saat ini dgn sebaik mungkin dan selalu berdoa dan bersyukur.

Jika kita sudah mengerjakannya dgn sebaik mungkin, cepat atau lambat rasa bahagia itu akan datang kepada kita

EnglishIndonesianJapanese